RSPO baru-baru ini mengamati pernyataan yang secara faktual tidak benar mengenai Standar baru RSPO terkait Persetujuan Awal Tanpa Paksaan dan Berdasarkan Informasi (FPIC). Secara khusus, artikel “Pelemahan FPIC Dalam Standar RSPO Picu Kekhawatiran tentang Perlindungan Hak Masyarakat Adat" diterbitkan oleh InfoSawit menimbulkan kekhawatiran yang perlu ditangani.
RSPO menegaskan kembali bahwa tidak ada pengurangan persyaratan FPIC dalam Standar terbaru kami. Kami tetap berkomitmen penuh untuk melindungi hak-hak Masyarakat Adat dan komunitas lokal melalui proses FPIC yang kuat dan jelas, memastikan mereka mendapatkan informasi lengkap dan telah memberikan persetujuan sebelum pembangunan apa pun dilakukan di tanah mereka.
Kami menyesali itu InfoSawit tidak menghubungi RSPO untuk memeriksa fakta pernyataan ini sebelum dipublikasikan.
Kami secara aktif menghubungi individu-individu yang dikutip dalam artikel tersebut untuk meminta klarifikasi lebih lanjut tentang kesalahan pernyataan dan untuk mengoreksi kesalahpahaman mengenai Standar kami yang diperbarui.
RSPO sangat bangga dengan standar baru yang telah dikembangkan oleh para anggota kami, yang mencerminkan komitmen bersama terhadap keberlanjutan, hak-hak masyarakat, dan perlindungan lingkungan. Standar-standar ini telah disetujui dengan suara bulat oleh Dewan Direksi kami. Kami yakin bahwa standar-standar ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam memastikan pertumbuhan berkelanjutan industri minyak sawit melalui standar-standar yang dapat diimplementasikan dan diaudit.
Di antara hal-hal penting dari Standar baru tersebut adalah penguatan komitmen terhadap hak asasi manusia, dan untuk tujuan ini RSPO akan terus bekerja dengan para anggota kami termasuk para petani dan LSM sosial untuk memperkuat bagaimana persyaratan FPIC diterapkan di lapangan, khususnya di area-area yang masih disengketakan di mana isu-isu lama masih mendominasi.
Seperti biasa, kami tetap berdedikasi untuk mempromosikan produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan yang menghargai manusia, planet, dan kesejahteraan. Kami berharap untuk terus berdialog dengan semua pemangku kepentingan guna memastikan bahwa standar kami diterapkan dengan tingkat integritas dan transparansi tertinggi. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan kunjungi situs web.
Tentang RSPO:
Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) adalah kemitraan global untuk menjadikan minyak sawit berkelanjutan. Dibentuk pada tahun 2004, RSPO adalah organisasi nirlaba multi-pemangku kepentingan yang menyatukan anggota dari seluruh rantai nilai minyak kelapa sawit, termasuk produsen kelapa sawit, pengolah dan pedagang minyak kelapa sawit, produsen barang konsumsi, pengecer, bank dan investor, lingkungan hidup atau alam. organisasi non-pemerintah (LSM) konservasi, dan LSM sosial atau pembangunan.
Sebagai kemitraan untuk kemajuan dan dampak positif, RSPO memfasilitasi perubahan global untuk menjadikan produksi dan konsumsi minyak sawit berkelanjutan. Untuk menginspirasi perubahan, kami mengkomunikasikan manfaat lingkungan dan sosial. Untuk mencapai kemajuan, kami mengkatalisasi kolaborasi. Untuk memberikan jaminan, kami menetapkan standar sertifikasi.
RSPO terdaftar sebagai asosiasi internasional di Zurich, Swiss, dengan kantor pusat di Malaysia dan Indonesia, serta kantor di Tiongkok, Kolombia, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: [email dilindungi].
Teruslah membaca

Dari Kebun Binatang ke Kafe: Bagaimana Tim RSPO China Membangun Jaringan Kesadaran Publik untuk Konsumsi yang Bertanggung Jawab

CATAT TANGGALNYA: Sidang Umum ke-23 (GA23) Anggota RSPO

ACOP Laporan 2025: Kini Tersedia di Situs Web RSPO

Pembaruan untuk Badan Sertifikasi RSPO (CB), Badan Akreditasi (AB), Penyedia Pelatih Terakreditasi (ETP) dan Anggota
Konsultasi Publik: Panduan RSPO tentang Uji Tuntas Hak Asasi Manusia (HRDD)

Pembaruan tentang Pengembangan Sistem Prisma dan Penyelarasan Vendor

Forum Minyak Sawit Berkelanjutan RSPO China ke-10 Diselenggarakan di Tengah Visi “China yang Indah” untuk Pembangunan Nasional

Pendaftaran Early Bird RT2026 Telah Dibuka!
